Oleh: rioardi | September 28, 2017

Ahli Arkeolog Temukan ‘Kota Hilang’ di Irak, Ini Rupanya!

16
BAGHDAD – Klaim kuno mengatakan bahwa Alexander Great’s ‘Lost City’ merupakan tempat magis di mana orang minum anggur dan filsuf telanjang menanamkan kebijaksanaan. Hampir 2.000 tahun setelah kematian prajurit besar, arkeolog sekarang percaya bahwa kota ilusif ini akhirnya dapat ditemukan di Irak.

Dilansir dari Dailymail, para ahli pertama kali melihat rupa jenazah kuno di pemukiman irak yang dikenal sebagai Qalatga Barband. Setelah melihat rekaman mata-mata Amerika yang tidak diketahui dari 1960-an.

Gambar tersebut dipublikasikan pada 1996, namun karena ketidakstabilan politik, para arkeolog tidak dapat menjelajahi situs tersebut dengan benar selama bertahun-tahun. Dengan menggunakan rekaman drone yang lebih baru, para ahli sekarang telah menetapkan bahwa terdapat sebuah kota dari abad pertama dan kedua SM yang memiliki pengaruh pada zaman Yunani dan Romawi yang kuat.

Hal ini diyakini Alexander, merupakan salah satu cerita komandan militer paling sukses di sejarah. Tak terkalahkan dalam pertempuran, ia telah mengukir sebuah kekaisaran yang luas yang membentang dari Makedonia dan Yunani di Eropa, Persia, Mesir dan bahkan sebagian India utara pada saat kematiannya berusia 32 tahun.

Para ahli percaya Qalatga Darband berada di rute Alexander dari Makedonia untuk menyerang Darius III dari Persia pada 331 SM dan bisa jadi tempat kehilangan ilusif ini yang merupakan titik temu penting antara Timur dan Barat. Situs ini berada 10 km ke atas tenggara Rania di provinsi Sulaimaniya di Kurdistan Irak.

Para ahli kemudian mengirim sebuah tim yang berisikan warga Irak ke situs tersebut untuk melatih mereka dalam menyelamatkan tempat-tempat bersejarah. “Kami mendapat liputan semua situs dengan menggunakan drone di musim semi dan menganalisis tanda panen yang belum dilakukan sama sekali dalam arkeologi Mesopotamia,” ungkap arkeolog senior John MacGinnis.

Kelimpahan ubin atap terakota dan patung-patung Yunani dan Romawi menunjukkan kota tersebut dahulunya merupakan tempat perdagangan anggur yang berkembang pesat. Para ahli menemukan 2 patung kunci, yang merupakan satu sosok wanita yang diyakini sebagai Persephone, dewi vegetasi Yunani dan yang lainnya diyakini sebagai Adonis, simbol kesuburan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: