Oleh: rioardi | Februari 21, 2013

Tak Punya Odol, Gigi Manusia Purba Ternyata Lebih Sehat

ADELAIDE, KOMPAS.com – Walau belum mengenal odol alias pasta gigi, manusia purba ternyata punya gigi yang lebih sehat. Gigi manusia purba hampir tak memiliki gusi bengkak atau lubang gigi yang terkait serangan bakteri mulut.

Fakta tersebut muncul dari hasil penelitian Dr. Christina Adler, peneliti Australian Center for Ancient DNA, University of Adelaide. Riset dipublikasikan di jurnal Nature Genetics baru-baru ini.

1602372-gigi-620X310

Adler dan timnya mengekstrak DNA dari plak gigi 34 manusia purba di Eropa bagian utara. Mereka kemudian meneliti keragaman bakteri yang terdapat, membandingkan antara manusia yang hidup di era berburu meramu, Neolitik, pertanian dan akhirnya di era industri.

Peneliti menemukan, komposisi bakteri mulut berubah seiring waktu. Perubahan terjadi saat memasuki era pertanian serta permulaan era industri 150 tahun lalu. Berbeda dengan pada era berburu dan meramu, bakteri pada manusia modern cenderung lebih homogen.

“Yang kami temukan, manusia masa berburu dan meramu memiliki lebih sedikit frekuensi penyakit terkait bakteri daripada hari ini. Dan, jumlah spesies per mulut, atau keragamannya, lebih banyak pada manusia masa lalu,” kata Adler.

Adler seperti dikutip Discovery, Selasa (19/2/2013), menambahkan, “Jika mereka memiliki keragaman bakteri lebih banyak, itu artinya mulut orang-orang itu lebih tahan terhadap tekanan, dan kemungkinan perkembangan penyakit lebih kecil.”

Menurut Adler, bakteri yang berasosiasi dengan lubang gigi, S. mutans, mulai dominan di era industri. Sementara, bakteri lain yang memicu pembengkakan gusi (gingivitis) tak banyak berubah sejak masa pertanian.

Sebelumnya dinyatakan bahwa spesies P. gingivitis menyebabkan pembengkakan gigi terakit dengan kejadian penyakit kardiovaskuler saaat ini. Tapi, riset ini menunjukkan bahwa spesies tersebut relatif stabil sejak zaman pertanian.
Sumber :
DISCOVERY
Editor :
yunan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: