Oleh: rioardi | Agustus 27, 2010

Muncul ”Bulan Kembar” Saat Nuzulul Quran

JAKARTA (RP)- Pertengahan bulan suci, 16 Ramadan 1431 H yang jatuh pada hari Kamis (26/8) dihiasi fenomena astronomis unik.

Selain munculnya bulan purnama seperti setiap tengah bulan hijriah lainnya, langit malam beberapa pekan ini juga dihiasi planet-planet yang tergolong sangat terang, seperti Jupiter dan Venus.

Saat sejumlah umat Islam memperingati malam Nuzulul Quran, fenomena ‘’bulan kembar’’ itu bertambah jelas tampak di langit. Secara nasional memang dilaksanakan peringatan Nuzulul Quran antara lain di masjid Istiqlal Jakarta yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Di Riau, peringatan Nuzulul Quran dilaksanakan di masjid Agung An-Nur Pekanbaru, yang dihadiri Gubernur Riau HM Rusli Zainal. Sementara di Masjid Ar-Rahman, Pemko Pekanbaru juga mengadakan peringatan Nuzulul Quran di malam yang sama yang dihadiri Wali Kota Pekanbaru, H Herman Abdullah.

Munculnya fenomena ‘’bulan kembar’’ itu mengundang orang yang mengetahuinya untuk melihat fenomena unik ini, sekitar pukul 01.00 Jumat (27/8). Fenomena tersebut sampai dijuluki “bulan kembar” meski bulan purnama tentu jauh lebih terang dari planet-planet itu. Andai kebetulan langit cerah dan tak tertutup awan tebal, tak lama setelah matahari terbenam di ufuk barat, langit malam berganti dihiasi terangnya bulan purnama di timur.

Di barat, Venus menampakkan cahayanya yang saking terangnya sampai dijuluki sang Bintang Kejora. Venus tak muncul lama karena ia hanya ada sekitar 90 menit sebelum tenggelam. Namun, tak lama kemudian, dari ufuk barat terbit Planet Jupiter sekitar pukul 20.45 saat jaraknya hanya sekitar 6 derajat di bawah bulan purnama.

Masyarakat Tak Tahu ‘’Bulan Kembar’’
Mayoritas warga Pekanbaru yang ditemui oleh Riau Pos tidak mengetahui fenomena bulan terlihat menjadi dua. Sampai pada pukul 01.00 WIB Jumat (27/8), tidak ada masyarakat yang memperhatikan dan terlihat melihat ke langit.

Beberapa orang yang ditemui di Jalan HR Subrantas oleh Riau Pos mengatakan mereka sama sekali tidak melihat bulan. Amin seorang penjual buah mengatakan dirinya tidak mendapatkan informasi. ‘’Kami sibuk melayani pembeli Bang, tak sempat lagi melihat ke langit, ada apa dengan bulan bang,’’ ujarnya.

Riau Pos mencoba mencari tempat keramaian dan banyak warga yang berkumpul di lokasi Purna MTQ, namun kondisi terlihat sama. Warga sibuk dengan aktifitas mereka masing-masing. Armen (22), salah seorang mahasiswa, pembeli penjual jagung bakar di lokasi Pirna MTQ heran saat Riau Pos bertanya apakah dia melihat bulan malam tersebut. ‘’Ada apa dengan bulan bang, gak lihat tuh,’’ ujar Armen.

Pantauan Riau Pos di lapangan, kondisi bulan terlihat terang mulai pukul 21.00 WIB sampai 23.00 WIB. Saat itu bulan terlihat terang dan bercahaya kemerah-merahan. Di sisi pinggir bulan terlihat cahaya merah yang samar-samar.(spc/kpc/jpnn/muh/rul)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: