Oleh: rioardi | Februari 25, 2010

Waduh!! Kok Hak Paten Pasak Bumi Dipatenkan Warga Amerika!!

Wahh lagi-lagi bangsa Indonesia kecolongan. Bayangkan, pasak bumi, anda semua pasti tahu kan, minimal sering denger iklan-iklan tentang jamu pasak bumi yang dipercaya bisa membangkitkan keperkasaan laki-laki, ternyata pasak bumi dipatenkan oleh seorang Amerika. Lhoo kok bisa?

Padahal, pasak bumi adalah tanaman khas Pulau Kalimantan. Hal ini sampaikan oleh Prof. DR. H. Ciptadi, MS, dosen senior Universitas Palangkaraya (Unpar) Kalimantan tengah (Kalteng). Kenyataan ini sungguh menyedihkan sekaligus mengherankan. Kenapa bisa warna negara lain mematenkan sesuatu yang merupakan aset negara lain. Ini mungkin mirip dengan sejumlah kasus-kasus yang kerap dihadapi Indonesia di mana banyak aset Indonesia, khususnya budaya, produk, diakui oleh negara lain bahkan dipatenkan.

“Kasus pasak bumi dipatenkan orang Amerika ini tidak boleh lagi terjadi, karena itu kita harus rajin dan tekun melakukan penelitian mengenai tumbuhan berkhasiat dan sejenisnya,” katanya kepada ANTARA .
Menurut guru besar bidang biokimia/kimia organik Unpar itu, pihaknya telah melakukan berbagai penelitian mengenai berbagai kandungan obat yang berada di dalam tanaman khas Kalteng. Semuanya akan segera didaftarkan untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atau paten.

Beberapa obat tradisional telah menjalani proses penelitian, sehingga dapat dipastikan kegunaannya, dan dapat dilaporkan. Jenis obat yang telah diteliti antara lain pencahar, diabetes, penunda kehamilan yang bahannya tumbuh di Kalteng.

Tidak hanya meneliti obat, Unpar juga menggenjot berbagai objek penelitian yang merupakan khas Kalteng, seperti pertanian lahan gambut, dan berbagai penelitian teknologi tepat guna.

Selama tiga dekade terakhir ini, para ilmuan dan berbagai lembaga riset serta perusahaan obat-obatan besar di dunia berusaha menemukan senyawa baru dari hutan tropis termasuk di hutan Kalteng. Hal itu dikarenakan hutan tropis hutan Kalteng dipercaya sebagai sumber senyawa organik terbesar di dunia.***

Read more: http://unic77.blogspot.com/2010/02/waduh-kok-hak-paten-pasak-bumi.html#ixzz0gVyA7tMD

Iklan

Responses

  1. Sungguh memalukan kelakuan Amrik. Sudah jelas2 tumbuhan tersebut tidak tumbuh di sana, masih saja diakui.

    Salam kenal

  2. Salam kenal …..
    saya prihatin dgn kecolongan yg terus menerus, pemerintahnya ngga peduli dgn urusan pencerahan rakyatnya sich………

    ayo galakkan gerakan pemberdayaan dan pencerahan thd rakyat

  3. sadar donk bangsa indonesia. tuh org amrik sampai nyasar ke borneo melakukan riset.
    kita sebagai putra putri kalimantan hanya diam yam yam. trus pemerintah yg budiman jg mandek dek dek. coba diadakan audisi sekalian ato kasih biaya bagi peneliti, biar semangat.
    kayanya ga bakalan di abaikan tu tanaman best seller bagi kaum adam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: