Oleh: rioardi | November 17, 2009

Hujan Meteor Siram Bumi Malam Ini

INILAH.COM, Jakarta- Dalam beberapa jam ke depan, para pengamat angkasa akan bisa melihat ratusan meteor di angkasa, saat hujan meteor Leonid tahunan mencapai puncak.

Meteor yang terdiri dari debu dan batuan angkasa akan bertabrakan dengan atmosfer bumi. Friksi yang terjadi akan menimbulkan jejak bercahaya di angkasa. Hujan meteor ini dapat terlihat dalam kondisi langit yang cerah.

Hujan meteor Leonid terjadi setiap bumi melewati jejak reruntuhan yang ditinggalkan oleh komet 55P/Tempel-Tuttle, yang biasanya meninggalkan jejak debu angkasa seiring memasuki tata surya setiap 33 tahun.

Bumi akan bertemu dengan aliran meteor ini pada 17 November, pukul 09.00 GMT (16.00 WIB).

Peristiwa tersebut akan menampilkan lusinan meteor, namun puncaknya akan

terjadi pada pukul 2100 dan 2200 GMT.

Menurut NASA, peristiwa ini akan menampilkan 300 meteor Leonid per jam. Pengamat angkasa di Asia dan Eropa bagian timur akan memiliki kesempatan melihat terbaik karena langit di daerah tersebut akan tampak gelap, menunjukan titik asal dari meteor di atas cakrawala.

Pengamat di Amerika Utara akan dapat melihat hujan meteor ini pada saat dini hari pada 17 November, sementara waktu terbaik untuk wilayah Eropa adalah pada menit-menit awal 18 November.[ito]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: