Oleh: rioardi | Agustus 11, 2009

Bumi Bakal Ditelan Matahari

xxINILAH.COM, Jakarta – Ilmuwan telah berdebat selama bertahun-tahun apa yang terjadi jika fusi matahari mulai habis. Saat bahan bakar habis, matahari akan memerah dan membesar. Simulasi terbaru mendapati bumi akan berakhir dengan ditelan oleh matahari.

Nasib kehidupan di bumi selalu tergantung pada matahari. Bintang jika membesar biasanya sedang berada dalam tahap akhir ledakan dahsyat bernama supernova. Ledakan itu akan menghasilkan bintang neutron atau disebut lubang hitam.

Lubang hitam ini sangat berbahaya, karena akan menghisap obyek langit di sekitarnya termasuk planet-planet. Tapi bintang dengan ukuran sedang seperti matahari masih jauh dari tahap supernova. Matahari akan melalui transformasi perlahan setelah bahan bakar hidrogen terakhir habis baru akan mulai membakar helium.

Pembakaran Helium akan membaut suhu inti sangat tinggi dan menyebabkan matahari berubah menjadi bintang merah. Simulasi terbaru akan terjadi sekitar 5 miliar tahun lagi di mana ukuran matahari akan membengkak 250 kali dari ukuran sekarang.

Astrophysicists mempelajari masa lalu dan masa depan matahari melalui pengamatan evolusi bintang dalam berbagai tipe dan masa hidup. Studi sebelumnya mendapati, matahari yang membengkak akan mempengaruhi Merkurius dan Venus, sementara Mars tetap aman karena tidak terjangkau. Namun bumi berada di zona yang tidak pasti karena berada di lokasi antara kedua planet itu.

Penelitian memperkirakan matahari yang mulai kehilangan massa secara besar sebelum membengkak menyebabkan bumi bisa lolos ke orbit yang lebih jauh dari matahari. Hal itu bisa terjadi karena gravitasi matahari yang makin berkurang.

Namun harapan bumi bisa selamat itu telah punah. Astronomer Inggris yang melakukan simulasi melemahnya gaya tarik matahari mendapatkan hasil yang kurang menggembirakan.

“Jika ada efek, bumi diperkirkan bisa lolos dari kerusakan. Tapi astmofer lemah paling luar matahari melebar dan bumi akan mengorbit di lapisan paling lemah itu,” kata Robert Smith peneliti di University of Sussex Inggris.

Gas tekanan rendah ini cukup menyebabkan bumi masuk ke arah matahari meskipun gravitasi bumi mendorong ke arah luar. Bumi akhirnya akan ditelan dan menguap sekitar 7,6 miliar tahun dari sekarang.

Tapi kehidupan akan punah lebih cepat dari jadwal itu. Ilmuwan sependapat, semua kehidupan akan punah satu miliar tahun lagi, saat matahari mulai makin terang dan mengubah bumi menjadi gurun secara total. Turunnya tingkat karbon dioksida menjadikan tumbuhan tidak bisa melakukan fotosintesis dan menyebabkan kematian makhluk hidup. [E1]


Responses

  1. seperti itukah ilmuwan sekarang kepikiran???

  2. Masa iya??????

  3. weuw,klo smpe bnrn serem b9T pazti !!

  4. kita tu gak percaya gitu2 an tapi hari itu tetap ada and ak percaya ma tuhan kita bukan manusia


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: