Oleh: rioardi | Juli 11, 2009

Galileo Diduga Temukan Neptunus

1INILAH.COM, Jakarta – Buku sejarah menyebut planet Neptunus ditemukan pada pertengahan 1800-an. Namun Galileo Galilei kemungkinan sudah menemukannya pada 1613.

Demikian teori yang dikeluarkan oleh ahli fisika University of Melbourne David Jamieson. Ia meneliti catatan Galileo dan menemukan hal menarik, astronomer hebat itu telah menemukan sesuatu yang besar.

Galileo telah lama diketahui mengamati Neptunus, namun dia menggolongkan obyek itu sebagai bintang sehingga tidak memikirkannya lagi. Namun Galileo sadar “bintang” itu bergerak bersama bintang lain, kata Jamieson.

“Pergerakan seperti itu menarik perhatian Galileo, karena hanya planet yang bisa berpolah seperti itu,” katanya.

Neptunus merupakan planet paling jauh dari matahari, sangat sulit ditemukan tiap hari. Planet itu tidak terlihat dengan mata telanjang.

Namun pekan ini, posisinya akan berdekatan dengan Yupiter yang mudah dilihat, sehingga Neptunus kemungkinan bisa diamati dengan teleskop kecil.

Sejarah penemuan Neptunus itu telah menjadi kontroversi sejak awal. Uranus telah ditemukan sebelum Neptunus, dan pengamat menduga planet itu dipengaruhi oleh gaya gravitasi planet lain.[ito]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: