Oleh: rioardi | April 26, 2009

Petani di Lampung Tewas Diamuk Gajah

LAMPUNG – Kelompok gajah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, kembali berulah. Puniran (70), warga Dusun Sukoharjo I, Pekon Pemerihan, Belimbing Bengkunat, Lampung Barat, tewas mengenaskan setelah diinjak kawanan gajah.

Insiden berdarah ini terjadi saat Puniran dan tiga rekannya Martun, Cipto, dan Suyatno, tengah berusaha menggiring rombongan 25 gajah liar dari taman nasional bukit barisan yang merangsek memasuki kawasan perkebunan mereka.

“Saat itu gajah dari TNBBS dan HPT masuk perkebunan warga. Warga pun bermaksud mengusir kawanan itu,” papar Kepala Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Kurnia Rauf.

Sayangnya, dua di antara 25 ekor binatang raksasa itu malah berbalik menyerang. “Karena sudah tua, korban tidak bisa menghindar dari amukan gajah. kalau tiga warga lainnya bisa meloloskan diri,” kata kurnia.

Kurnia menambahkan, pihak TNBBS, TNWK, dan WWF selanjutnya mendatangkan empat gajah patroli ke Pemerihan, Bengkunat Belimbing. “Gajah patroli ini untuk membantu kami dalam mengatasi kawanan gajah liar,” katanya.

Secara institusi Kurnia mengucapkan turut berduka cita atas musibah ini, sekaligus berjanji membantu biaya duka untuk keluarga almarhum

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: