Oleh: rioardi | April 24, 2009

Bohong, Isu Tsunami 22 Juli

tsunami Pakar astronomi Dr Thomas Djamaluddin menampik berita mengenai akan terjadinya gempa disertai tsunami pada 22 Juli 2009 di kawasan Asia Timur yang beredar melalui surat elektronik.

“Itu hoax alias analisis bohong. Belum ada teori dan metode sains yang dapat memperkirakan secara meyakinkan tempat dan waktu terjadinya gempa dan tsunami,” kata Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) itu di Jakarta, Kamis (23/4).

Analisis berbahasa Inggris beserta teori lengkap dengan beberapa skema berwarna yang dikirim melalui milis-milis itu mengimbau agar masyarakat di wilayah pesisir Malaysia, Indonesia, Singapura, Filipina, India, Sri Lanka, Australia, Mauritius, dan Maladewa menjauh dari pantai pada 22 Juli dan membeberkan penjelasan yang tampak ilmiah.

Djamal mengakui bahwa pada tanggal 22 Juli 2009 benar akan terjadi gerhana matahari, di mana matahari-bulan-bumi berada pada satu garis dan melintasi Asia Tenggara dan Timur, tetapi tidak ada dasar untuk prakiraan gempa dan tsunami.

“Memang ada dugaan kuat efek pasang surut gabungan bulan dan matahari pada saat bulan baru, termasuk saat gerhana matahari dan saat bulan purnama, termasuk gerhana bulan, yang dapat memicu terjadinya gempa,” katanya.

Menurut dia, kalau benar di wilayah itu tertumpuk energi yang belum dilepaskan pada gempa-gempa sebelumnya, potensi gempa yang dipicu oleh pasang surut maksimum bulan-matahari tidak perlu menunggu 22 Juli 2009 karena setiap bulan baru dan bulan purnama punya potensi untuk memicu pelepasan energi berupa gempa.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: