Oleh: rioardi | April 14, 2009

10 Caleg Stres Diobati Ustad

CALEG STRESMEDAN-DIDUGA shock berat gara-gara perolehan suara partainya anjlok, seorang Ketua PAC PDI Perjuangan meninggal dunia, kemarin (13/4). Di tempat berbeda, seorang Caleg dari Partai Damai Sejahtera (PDS) mengambil balik bantuan yang telah diberikannya pada warga saat musim kampanye. Pasca Pemilu, sejumlah Caleg yang gagal menjadi anggota DPRD, menjalani terapi alternatif (foto).

Ketua PAC PDI Perjuangan yang nahas itu adalah Warso. Pria berusia 58 tahun ini tak kuat mendapat tekanan sehingga, penyakit stroke-nya kambuh dan akhirnya berujung kematian.

Sebelum wafat, Warso, sempat menjalani perawatan di RS Muhammadiyah Bandung selama 3 hari. Namun, serangan penyakit stroke yang dideritanya makin parah dan akhirnya menutup mata sekitar pukul 08.00 pagi. Jasad korban tiba di rumah duka, sekitar pukul 14.00 siang.

Sebagai tanda penghormatan, puluhan Satgas PDIP Kecamatan Bongas, mengawal kedatangan ambulan pembawa jenazah dari perempatan Legok, Desa Sukahaji Kecamatan Patrol menuju kediaman almarhum di Desa Margamulya Blok Gebang Mampang RT 14 RW 04 Kecamatan Bongas.

Iring-iringan Satgas Partai berlambang banteng moncong putih itu cukup menyita perhatian warga. Pasalnya, selain mengenakan seragam lengkap warna hitam, pengawalan dengan belasan kendaraan sepeda motor itu juga membawa serta bendera dan atribut PDIP.

Tiba di rumah duka, isak tangis anggota keluarga dan kerabat almarhum langsung pecah. Bahkan, saat jasad dimandikan, istri korban Surinih (55) dan anak pertama korban Darwinah (38), jatuh pingsan, sehingga harus dipapah ke dalam rumah.

Hasanudin (46) adik korban menuturkan, penyebab kematian kakaknya karena terserang stroke. “Pembuluh darah dikepalanya pecah,” ungkapnya kepada wartawan.

Warso sudah dua kali terserang stroke. Kejadian pertama, sebulan menjelang Pemilu. “Bisa sembuh. Keluarga dan kerabat sudah mengingatkan agar tidak terlalu ngotot ngurus Partai, supaya penyakitnya tidak kumat lagi,” ujarnya.

Namun, karena sepanjang hidupnya sangat mengidolakan mantan Presiden RI pertama Sokarno dan Ketua Umum PDIP Megawati, Warso tetap menunjukkan loyalitasnya sebagai kader partai dan mengacuhkan nasihat tersebut.

Serangan stroke kedua, lanjut Hasanudin, terjadi pada Jumat (10/4) atau sehari pasca Pemilu. Kabarnya, korban depresi akibat tekanan dari salah seorang Caleg yang melaporkan bahwa hasil perolehan suara PDIP di Kecamatan Bongas, jeblok.

“Almarhum jelas nge-drop mendengar kabar itu. Apalagi, di Desanya, suara PDIP selalu menang pada setiap Pemilu,” terang Hasanudin.

Tak kuat mendengar kabar itu, kondisi kesehatan Warso langsung menurun. Keluarga bapak 3 orang anak itu, sempat membawanya ke RS Pantura MA Sentot Patrol. Lantaran tidak bisa ditangani, korban akhirnya dibawa balik ke rumah.

Kerabat lainnya, menyarankan korban dilarikan ke RS Muhammadiyah Bandung. “Tapi akhirnya meninggal dunia,” pungkas Hasanudin.

Kenyataannya Tak Sesuai Harapan

Fenomena penyimpangan Caleg pasca Pemilu memang terus terjadi. Di Kabupeten Siak, Riau, gara-gara suaranya tidak sesuai harapan, seorang caleg berinisial TMS menjarah lagi bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat. Walah…

Bantuan itu berupa 15 kursi dan material bangunan untuk pembangunan sebuah Poskamling. Kejadian itu terjadi di Desa Sungai Tengah, Kecamatan Sabak Auh, Riau.

Salah seorang warga setempat Abas (36) mengatakan, bahwa TMS yang merupakan caleg dari Partai Damai Sejahtera (PDS) untuk dapil I Siak ini memberi bantuan tidak diikuti kontrak politik dengan warga.

Saat itu, TMS dengan suka rela memberi bantuan. Namun, usai pencontrengan tiba-tiba dia mengambil lagi kursinya dan malah merusak bangunan poskamling yang dibangun semi permanen.

“Yang datang itu adalah tim sukses dan keluarganya, mereka tiba-tiba datang dan langsung merusak poskamling kemudian kayu, papan, seng, dan kursi itu dijarah mereka,” kata Abas, kemarin (13/4).

Menurut warga, bahwa TMS memberikan bantuan tersebut saat musim kampanye dan berharap bantuan itu dapat mendongkrak perolehan suaranya di desa tersebut saat pemungutan suara berlangsung. Namun, kenyataannya tak sesuai harapan.

Atas kejadian itu, masyarakat pun melaporkan penjarahan dan pengerusakan itu ke kantor polisi. “Setelah dihitung kemarin dia hanya memperoleh 20 suara. Kita berharap polisi bisa bertindak dengan tegas,” katanya.

Sementara itu, Camat Sabak Auh Arlisman mengatakan, kejadian itu sudah diterima Panwas dan pihak kepolisian. “Siapapun yang bersalah harus ditindak,” pungkasnya.

Diobati Dengan Kekuatan Do’a

Pasca pemilihan umum 2009 ini, tidak sedikit para caleg peserta pemilu yang gagal masuk atau lolos menjadi anggota DPRD mengalami depresi dan strees. Hingga saat ini sudah tercatat 10 Caleg dari berbagai daerah dan parpol sedang menjalani terapi alternatif di Majelis Dzikir Darul Lukman, Desa Sinarrancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon asuhan Ustadz H M Ujang Bustomi.

Kesepuluh caleg baik pria maupun wanita yang sedang menjalani pengobatan dan terapi tersebut bukan hanya dari Cirebon saja, beberapa diantaranya berasal dari luar Cirebon seperti Kuningan, Subang, dan Ciamis. Seperti yang dialami salah seorang caleg berinisial CF caleg DPRD Kabupaten Cirebon nomor 2 daerah pemilihan 5 dari partai Pakar Pangan. Dirinya mengalami depresi setelah mengetahui perolehan suaranya rendah dan tidak lolos maju menjadi anggota DPRD Kabupaten Cirebon.

Dengan bertelanjang dada dan hanya mengenakan kain berwarna putih yang menutupi bagian bawah tubuhnya, CF terlihat pasrah mengikuti ritual pengobatan yang dilakukan oleh Ustadz H M Ujang Bustomi, kemarin siang (13/4). Sambil berendam di air Setu Patok, ia terlihat dimandikan dengan air yang telah dibacakan ayat-ayat suci Al-Quran dan Zikir.

Uztadz H M Ujang Bustomi mengatakan, sejak 9 April 2009 lalu atau setelah hari pencontrengan, dirinya menerima sedikitnya 10 pasien. Seluruhnya merupakan caleg yang ternyata berdasarkan perhitungan sementara, suara sangat rendah.

“Padahal dana yang sudah mereka keluarkan sangat tinggi, seorang caleg yang menjadi pasiennya bahkan sampai mengeluarkan biaya hingga Rp3 miliar saat kampanye. Rata-rata caleg yang menjadi pasien mengalami depresi. Mereka menjadi pemurung, enggan berkomunikasi dengan yang lain dan hanya mengurung diri didalam kamar. Pikiran mereka tidak tenang, karena sebelumnya sudah membayangkan diri memakai dasi dan duduk di gedung dewan, tetapi ternyata gagal,” katanya.

Saat ditanyakan keengganan para pasien caleg ini untuk berobat ke rumah sakit, Ustad H M Ujang Bustomi menuturkan, kemungkinan mereka(caleg,red) tidak memilik biaya lagi untuk berobat ke rumah sakit.

“Di sini kami sama sekali tidak memungut biaya. Selain itu, depresi seperti ini bisa diobati dengan kekuatan do’a ke Yang Maha Kuasa. Yang terpenting adalah pikiran yang tenang dan keikhlasan untuk menerima kekalahan. Rata-rata para caleg yang mengalami depresi ini akibat faktor rumah tangga, hutang, dan kepada tim suksesnya,” imbuhnya.


Responses

  1. Download Software AL-QUR’AN Pro Ver. 3.0
    Al-Qur’an lengkap 30 juz ( 114 Surat + teks & terjemahan (Arab/English/Indonesia))
    Tafsir Quran Lengkap, Penunjuk waktu sholat, 21 bahasa terjemahan Al-Quran, Al-Qur’an Audio with Voice of Shaikh Sudaish (Imam Mecca).
    Download Gratis Sekarang . Link Download http://www.ziddu.com/download/3082887/Al-QuranProVer.3.0.exe.html

  2. Bagaimana ya jika mereka akhirnya dirawat di RS Jiwa atau Panti Orang Gila?

    Yuk kita melongok keadaan panti-panti orang gila. Seperti apa sih kondisinya. Baca ya di sini:

    http://kalipaksi.wordpress.com/2009/04/19/yuk-melongok-panti-orang-gila/

  3. Bagaimana dgn Caleg gagal yang pada Gila nih….?????.
    Moga aja Caleg2 PKS yang soleh-solehah ini kagak ikut-ikutan gila…! malu atuh sama bekas sujudnya…..
    Namun ya lama-lama klo trus-trsan berharap kpada sstem-nya (demokrasi) yang gila…pelan tapi pasti tersibghoh juga dah….
    selamat bergila ria………..
    PKS…PKS kasihan juga kalian…..

  4. insyaAllah PKS tetap amanah, bersih, peduli dan jauh dari hal-hal yang diungkapkan diatas… karna caleg PKS bukan mengajukan diri tapi di pilih berdasarkan kemampuannya.. dan kualitasnya… jadi InsyaAllah siap kalah dong..PKS gitu loh..

  5. calek kok mental Ayam
    CHIKEN YU”RE!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: