Oleh: rioardi | April 11, 2009

Eksplorasi Gajah Purba Diperluas ke Sulsel dan NTT

Setelah menemukan fosil gajah purba Elephas hysundrindicus di Blora, Tim Vertebrata Museum Geologi Bandung berniat mengeksplorasi kawasan aliran Sungai Walane Purba di Sulawesi Selatan dan Goa di daerah Betun, Atambua, Nusa Tenggara Timur. Tujuannya, melihat migrasi gajah purba di Indonesia serta kemungkinan jejak manusia purbanya.

Demikian dikatakan anggota Tim Vertebrata Museum Geologi, Iwan Kurniawan, di sela-sela proses pemindahan fosil Elephas hysundrindicus di dalam Museum Geologi, Bandung, Rabu (8/4). Sungai Walane, dikatakan Iwan, merupakan daerah berpotensi ditemukannya fosil gajah purba.

Alasannya, di tempat serupa pernah ditemukan gajah purba Elephas celebensis. Keduanya berasal dari zaman Plistosen 1,8 juta tahun yang lalu dan berakhir pada 10.000 tahun yang lalu. Eksplorasi akan dilakukan pada Juli 2009.

Selain itu, pencarian fosil juga akan dilakukan di NTT. Di NTT, sebelumnya juga ditemukan fosil gajah purba Stegodon floresiensis di Tangitulo dan Stegodon sondaari di Tangitulo. Keduanya juga berasal dari zaman Plistosen. Di NTT juga pernah ditemukan fosil manusia purba homo floresiensis. Rencananya, eksplorasi akan dilakukan sekitar Oktober 2009


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: