Oleh: rioardi | April 6, 2009

Jenis Parasit Baru Hidup pada Kadal Hijau Gelap di Spayol

Tim ilmuwan menemukan spesies baru acarine atau parasit bernama latin Ophionyssus schreibericolus yang bergantung hidup pada seeekor kadal hijau di Semenanjung Iberian.

Ini merupakan pertama kalinya ditemukan parasit yang berasal dari genus Ophionyssus di semenanjung tersebut. Oleh karenanya para ilmuwan berpikir kemungkinan jenis parasit ini dapat ditemukan pada reptil lain di daerah setempat.

Spesies ini merupakan ectoparasite yang termasuk ke dalam famili Macronyssidae (Mesostigmata). Yang menarik, parasit ini ditemukan hidup pada kadal hijau bernama latin Lacerta Schreiberi yang hidup di daerah barat laut Spayol dan Portugal yang membentang hingga Spanish Central System.

“Reptil ini ditemukan di pinggiran Spanyol-Portugis, merupakan endemi di Semenanjung Iberian dan menyebar pada populasi terisolir sejak zaman Pleistocene, lebih dari 10.000 tahun lalu,” kata Mar�a Lourdes Moraza dari University of Navarre, dikutip dari Science Daily, Senin (6/4/2009).

Ophionyssus Schreibericolus yang belum dewasa, baik jantan maupun betina menumpang hidup pada seekor kadal. “Makhluk kecil ini mengambil makanan dari darah dan jaringan reptil yang ditumpanginya. Sebanyak 65 persen reptil yang diteliti, terdapat enam parasit yang ditemukan pada setiap reptil,” Moraza menjelaskan.

Kadal hijau yang diteliti berjumlah total sebanyak 127 ekor. Spesies yang dilindungi tersebut ditemukan sepanjang April 2006 hingga Mei 2007. Peneliti kemudian mengambil contoh jaringan pada ekor, kemudian mengembalikan kadal tersebut ke tempat asal mereka. Ternyata ilmuwan menemukan sejumlah parasit pada 83 ekor reptil.

Sebanyak 137 sampel parasit pada kadal kemudian dianalisa, jenis betina sedikit berbeda dengan jantan. Pada 25 kadal yang dianalisa terdapat delapan parasit betina, 15 jantan, dan dua lainnya tidak diketahui jenis kelaminnya.

“Adanya penemuan baru dalam bidang biologi serta spesies parasit lainnya sangat penting untuk memahami model perbedaan parasitisme,” tambah Moraza.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: