Oleh: rioardi | April 3, 2009

Bayi Burung Ternyata Dapat Berhitung

Bukan manusia saja yang pandai berhitung, percaya atau tidak burung kecil pun memiliki kemampuan berhitung aritmatika dasar.

Peneliti dari Universities of Padova dan Trento, menemukan bahwa burung kecil memperlihatkan kemampuan menambah dan mengurangi suatu objek ketika digerakkan dibalik dua buah layar.

Dalam studi ini, ilmuwan menyimpulkan bayi hewan dapat membedakan antara dua dan tiga dalam percobaan konsisten dengan gambar yang lebih tinggi.

Menurut mereka, kemampuan ini merupakan pembawaan sejak lahir. Ketika bayi hewan berumur tiga atau empat hari mereka sudah bisa berhitung tanpa ada yang mengajari. Dalam uji coba yang dilakukan, burung kecil mengumpulkan suatu benda kedalam kelompok-kelompok menjadi dua atau tiga.

“Peneliti menggunakan wadah plastik kecil berisi bola-bola. Kemudian kami membuatnya seolah ‘lenyap’ dengan menggerakan mereka di belakang layar sesekali,” ujar Professor Regolin yang dilansir BBC News, Jumat (3/4/2009).

Dalam tes matematika sederhana, burung kecil melihat kotak bening di hadapannya sementara salah satu peneliti menggerakan bola-bola tersebut secara perlahan di belakang layar, masing-masing tiga bola di sisi layar pertama dan dua bola pada sisi layar lainnya.

Ketika pintu kotak terbuka, burung memasuki area yang lebih kecil sehingga mereka dapat memilih layar untuk melihat ke belakang.

Ternyata, mereka memilih dengan tepat dan menambahkan angka berdasarkan kelompok benda yang tidak dapat mereka lihat pada saat itu.

Burung itu mendekati objek yang lebih besar meskipun mereka mengandalkan ingatan dengan berlatih dengan layar yang mereka pilih.

“Dalam penelitian lebih lanjut, sesekali kami menyembunyikan bola-bola dibelakang setiap cermin, kemudian memindahkannya dari sisi satu ke sisi lainya. Terlihat bahwa burung dapat menghitung bola-bola yang digerakkan dimana layar menyembunyikan the larger set pada akhir perpindahan,” ujar Regolin.

“Mereka masih memilih dengan benar, menambah dan mengurangi berdasarkan kelompok benda yang tidak terlihat oleh mereka saat itu,” tambahnya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: