Oleh: rioardi | April 2, 2009

Ditemukan, Bagian Mars yang Bisa Dihuni

Phoenix Mars Lander NASA menemukan lokasi di planet merah yang bisa dihuni oleh makhluk hidup. Peneliti menyimpulkan daerah itu memiliki sumber daya yang bisa mendukung kehidupan.

Phoenix yang diluncurkan pada 25 Mei 2008 didesain untuk mempelajari sejarah air dan potensi dukungan kehidupan di bagian kutub Mars yang kaya. Hingga kini wahana itu belum menemukan bukti planet merah memiliki kehidupan.

Namun peneliti mengatakan daerah pendaratan Phoenix memiliki bahan yang bisa mendukung kehidupan seperti yang kita ketahuai pada sat ini. Ilmuwan juga telah merilis bukti kontroversial adanya air di daerah pendaratan sebelumnya.

Peter Smith, principal investigator misi Phoenix di University of Arizona di Tucson mengatakan empat paper saat ini sedang direview untuk dipublikasikan menyangkut empat penemuan di misi itu.

Carol Stoker dari Ames Research Center NASA yang juga anggota tim peneliti mengatakan, potensi kehidupan tergantung tiga faktor, adanya air, sumber energi untuk biologi serta tersedianya blok bangunan kimia kehidupan biologi. Dalam hal ini temperatur dan aktifitas air harus cukup untuk mendukung pertumbuhan.

Stoker mengatakan lokasi pendaratan Phoenix terakhir, memiliki potensi besar kehidupan dibandingakan yang sebelumnya. Bahkan lapisan es yang ditemukan kemungkinan secara periodik mampu mendukung aktifitas biologi modern


Responses

  1. keren

  2. Keren

  3. Ayuk kesana…bumi dah mulai penuh sesak dengan manusia yang hari-kehari terus menghancurkan bumi….

  4. Keren banget….,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: