Oleh: rioardi | Maret 31, 2009

Misteri Terbesar Segitiga Bermuda

Segitiga Bermuda telah menjadi misteri selama 300 tahun. Lebih dari 2000 kapal dan 200 pesawat hilang di wilayah ini. Ada yang menyebutkan di wilayah itu memiliki iklim yang ganas. Namun misteri apa yang sebenarnya terjadi?

Tim yang dipimpin oleh Sam Champion kembali meneliti kebenaran di balik misteri berabad-abad itu. Penyelidikan selain secara ilmiah juga berhubungan dengan supranatural.

Segitiga Bermuda terbentang dari Bermuda, Puerto Rico dan perairan Fort Lauderdale di Miami, seluas setengah juta mil. Legenda itu muncul setelah Christopher Columbus melaporkan hal aneh di area itu pada 1492. Berdasarkan catatan kapal Columbus, kompas tidak bisa menunjukkan secara tepat utara dan selatan yang terus berubah-ubah.

Sejak saat itu, ribuan laporan mengenai segitiga Bermuda termasuk hilangnya pesawat bermesin dua pada Desember lalu dan menyebabkan 12 orang hilang di pulau Mayaguana di Bahama.

Salah satu wilayah yang sering terjadi peristiwa aneh adalah berdekatan dengan pantai AS. Pada 1945, lima pesawat tornado diluncurkan ke angkasa dari kapal angkatan laut yang bermarkas di Lauderdale, Florida. Sebenarnya merupakan misi latihan rutin, namun pesawat itu tidak terdengar lagi kabar beritanya dan terkenal sebagai Flight 19.

Miami Rosenstiel dari School of Marine and Atmospheric Science mengatakan gelombang ganas bisa menjadi penyebabnya. Gelombang ganas merupakan gejolak di lautan yang bisa sangat liar dan lebih besar dari ombak biasa dan perubahannya sangat cepat dan tidak memiliki tanda-tanda sebelum menerjang korbannya.

Segitiga Bermuda merupakan wilayah dengan cuaca paling keras. Graber mengatakan gelombang yang ganas dapat menenggelamkan kapal maupun pesawat. “Segitiga Bermuda terbentuk karena lokasi geografi dengan memiliki palung serta pulau Bermuda itu sendiri. Wilayah seperti itu bisa menyebabkan gelombang ganas,” katanya.

Sementar Bruce Gernon punya pendapat berbeda. Dia mengungkapkan pengalamannya saat terbang di pantai Florida pada 1970. Dia mengatakan terbang ke dalam kabut elektronik.

“Beberapa instrumen tidak berfungsi, kompas berputar perlahan melawan arah jam. Semua instrumen navigasi elektronik tidak berfungsi,” kata Gernon.

David Parest, profesor meteorologi dari University of Nebraska yang mempelajari pengalaman Gernon serta peristiwa lain di segitiga Bermuda mengatakan kondisi serupa juga terjadi di kasus lain dan menurut dia cuaca yang bisa menjadi penyebabnya. “Dalam kasus yang aku pelajari lebih dari 87% pesawat yang hilang karena cuaca yang buruk,” imbuhnya.


Responses

  1. Sip deh infonya.

  2. hmmm misteri segitiga bermuda memang masih tetap menjadi misteri…pernah diulas juga di majalah MISTERI.

    segitiga bermuda ini ngga cuma di luar negeri aja ya. inget gak kejadian adam air hilang tahun 2007, di majene itu? (atau makasar? yand dari surabaya? itu katanya juga begitu…

    segitiga bermmuda itu kalo di kepulauan indonesia di laut jawa, sulawesi ..sama kalimantan gt deh, aduh lupa, bener gak?

    . pokoknya dia memang membentuk segitig bermuda. waktu itu pernah baca beritanya, dan liat gambarnya

  3. Great site this rioardi.wordpress.com and I am really pleased to see you have what I am actually looking for here and this this post is exactly what I am interested in. I shall be pleased to become a regular visitor🙂

  4. great site this rioardi.wordpress.com nice to see you have what I am actually looking for here and this this post is exactly what I am interested in. I shall be pleased to become a regular visitor🙂

  5. segitiga itu kan yang sering dipake di bawah perut.emang benar2 berbahaya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: