Oleh: rioardi | Maret 25, 2009

Kerusakan kayu oleh serangga

Serangga termasuk kedalam film arthropoda (arthros = dada ; podos = kaki) hewan dalam kelompok ini dicirikan dengan adanya kaki yang melekat pada dada (toraks) dan tubuh dilapisi oleh kulit luar yang keras disebut dengan kutikula. Serangga masuk kedalam sub filum mandibulata dan kelas hewan insekta (hewan beruas). Serangga mempunyai sifat khas yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup lain yaitu lentur, sehingga tidak mudah terluka atau patah. Memiliki turunan yang banyak dan umur yang relatif pendek, menghasilkan turunan yang banyak sehingga menimbulkan kerusakan yang besar pula. Serangga juga membutuhkan makanan yang sedikit tetapi dapat menimbulkan kerusakan yang besar karena serangganya menurunkan mutu, mutu yang rendah membuat harganya menjadi turun bahkan tidak dapat dipasarkan lagi, terutama pada produk makanan dan bahan yang memiliki produk nilai seni (cosmetic value) yang tinggi. Serangga mudah beradaptasi terhadap lingkungan yang tidak menguntungkan, sehingga dalam kondisi sumber daya yang terbatas serangga bias hidup dengan cara berdiafauze sehingga bias melewati masa kritis dengan baik. Disamping itu serangga juga memiliki habitat yang beragam. (Bakti, 2007)
Beberapa jenis serangga menyukai kayu. Kayu selain bahan pakan juga dijadikan tempat tinggal (shelter) untuk kawin, berttelur dan berkembang biak. Serengga perusak kayu umumnya memakan zat gula seperti hemiselulosa dan selulosa, pati, protein dan berbagai macam bahan yang terkandung didalam kayu. Kerusakam oleh serangga pada kayu juga beragam baik bentuk, posisi, maupun tingkat kerusakannya. Ada kerusakan yang meluas sehingga kayu rusak berat dan ada lubang-lubang kecil sehingga meninggalkan kesan yang banyak dan adapula yang kelihatan dari luar masih bagus tetapi didalamnya sudah kosong.
Indonesia merupakan daerah tropis memang kaya akan serangga. Namun, sebagian besar diantaranya adalah perusak kayu. Kerusakan oleh serangga dapat dibedakan atas dua kelompok yaitu :
1. serangga yang merusak berbagai jenis kayu sebelum digunakan seperti di penyimpanan atau sewaktu pengiriman
2. serangga yang menyerang kayu ketika sedang digunakan seperti kosen rumah, lemari, kursi, yang terbuat dari kayu.

Kerusakan oleh serangga sebelum kayu digunakan bentuknya bermacam-macam ada yang seperti lobang jarum (pinhole) atau lobang tempayak (group hole) ( tambunan dan Nandika, 1989)
Pinhole merupakan lubang kecil, bulat, dan biasanya terbuka dengan batas diameter 1/100 hingga ¼ inci. Group hole merupakan lubang lonjong (oval). Bulat atau tidav teratur dengan diameter 3/8 hingga 1 inci dan terkadang lubang ini berisi serbuk hasil pengeboran yang tidak dapat jatuh keluar, sekalipun kayu digoyang-goyangkan. Lubang jarum sering terdapat pada kayu keras dari jenis pohon berdaun jarum atau dari pohon berdaun lebar. Gejala ini akibat serangan kumbang ambrosia atau cacing kayu (tuber worm) yang menyerang pohon hidup. Balok segar dan kayu gergajian yang basah yang ditumpuk. Beratnya seran gan pada kayu bergantung kepada tingkat kepekaan kayu. Serangan semakin berat bergantung pada banyaknya jumlah individu yang menyerang, adanya organisme hidup yang muncul akibat adanya serangan sesuatu jenis perusak dan factor lingkungan yang mendorong semakin besarnya kerusakan (Bakti, 2007)

Untuk jenis-jenis serangga perusak kayu ada diblog ini (ada dibawah)
Pustaka:
Bakti., D,N, 2007. Organisme Penggangu Perusak kayu dan Cara Pengendalinanya. Fakultas Pertanian . USU. Medan


Responses

  1. salam sobat….ingin tanya predator alami untuk serangga pemakan kayu yang mengeluarkan serbuk kayu apa ada ya…?

  2. salam sobat….ingin tanya predator alami untuk serangga pemakan kayu yang mengeluarkan serbuk kayu apa ada ya…?

    saya juga hampir sama masalahnya dengan masagenga. mohon solusinya pake apa ya?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: