Oleh: rioardi | Maret 8, 2009

Kantung semar (Nephentes) Si kantong Uang Buruk Rupa

Tanaman buruk rupa ini mulai populer 1-2 tahun terkhir di Indonesia. Semula ia hanya sebuah pohon buruk rupa yang tidak dilirik, namun setelah “Dipoles” dalam kemasan menarik (dipotkan, dibuat kompak) si “buruk rupa” ini berubah menjadi “putri cantik.”

2_nephentes_amphularia_di_kampar__riau

Meski begitu, bukan berarti mengoleksi si kantong beruk ini tanpa kendala. Beberapa orang yang pernah saya tanyai mengaku sempat berhenti mengoleksi nephentes karena ketakung yang yang didapatnya mati setelah dirawat selama 2 bulan, kemungkinan karena tanaman ini terbiasa hidup didaerah dataran tinggi dan tak sanggup beradaptasi secara tiba-tiba begitu saja (didataran rendah), apalagi dikota.

1_nephentes_rajah

Tanaman asal hutan itu pun sulit diperbanyak. Pengalaman seorang pengoleksi Nephentes, 90% setek nephentes hutan mati. Diduga media tidak tepat dan kelembapan kurang jadi penyebab. Nephentes ternyata menyukai media bersifat asam dan porous. Pengalaman Ir.Uhan Suharlan yang saya kutip dari majalah Trubus mengatakan ia pernah menggunakan media moss. Namun tanaman justru membusuk, moss terlalu basah untuk digunakan nurseri di Cangkuang, kabupaten bandung. apalagi setiap pagi dan sore hari kantong beruk disiram layaknya merawat tanaman biasa.

1_nephentes_jacqueline

Perkara tanaman mesti dipupuk atau tidak pun sempat jadi kontroversi. Tapi sejauh yang banyak orang lakukan, mereka lebih suka mencemplungkan semut dan serangga lain daripada memberi pupuk, mengikuti “pola makan” nephentes di alam. Namun sebagian pengoleksi nephentes (juga) memberikan pupuk, hanya saja dengan dosis yang sangat ringan


Responses

  1. Saya sangat suka Nephentes dan Venus Flytrap. Gimana cara mendapatkannya?

  2. Ayasm0nster: aq tinggal di kalimantan.. Di sini byk bgt nephentes.. Sampe2 biasa ga diperdulikan..

  3. bagaimana cara merawat kantung semar???? berikan!!!!!!! nanti aqu print

  4. ih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: