Oleh: rioardi | Maret 3, 2009

Penerapan Syariat Islam Akhiri Konflik Somalia

Presiden Somalia, menyetujui gencatan senjata dan penerapan syariat Islam guna mengakhiri konflik panjang yang melanda negara itu.

Sebagaimana dilansir Kantor Berita DPA, Presiden Somalia terpilih, Syeikh Syeikh Sharif AhmedSharif Ahmed mengkonfirmasikan hal itu seusai pejabat Somalia bertemu dengan pemimpin oposisi lewat mediasi pemuka agama di kawasan tersebut.

Syeikh Sharif Ahmed mengatakan, pemerintah tidak akan mempermasalahkan keinginan warga untuk menerapkan syariat Islam.

Wacana gencatan senjata mengemuka setelah sepekan terlibat konflik antara pasukan Uni Afrika dan pemerintah Somalia dengan kelompok pemberontak. Berdasarkan data tidak resmi, pertempuran tahun lalu telah menewaskan lebih dari 16 ribu orang. Dan hampir satu juta warga kehilangan tempat tinggal.

Sebelum ini, Ketua Himpunan Ulama Muslim Internasional, Dr Yusuf Al Qaradhawi, melalui utusannya menyampaikan seruan terhadap semua faksi perjuangan di Somalia melakukan pembicaraan damai.

Seruan ini rupanya disambut positif Syeikh Syarif. ”Kami tegaskan respon kami atas seruan Anda ”tanpa syarat”, dan kami telah siap melakukan kerja sama dengan Anda dan berusaha agar apa yang Anda, yang kami amat mengharapkan keberhasilannya”, ungkap Syarif.

Syarif juga menegaskan bahwa pihaknya juga siap menerima faksi-faksi lain yang berbeda pendapat dengannya untuk melakukan pembicaraan damai untuk mewujudkan Somalia yang terbabas dari cengkraman penjajah dan menerpakan syari’at Islam di semua lini kehidupan.

Sebagaimana diketahui, setelah Syarif diangkat menjadi pemimpin Somalia pada Januari lalu, faksi pwjuang Somalia terbagi menjadi dua, antara pendukung dan penentang.

Sebagian kelompok Mahakim Al Islami, yang dipimpin oleh Syeikh Abdul Qadir Ali Umar, Harakah Al Ishlah (Ikhwan Al Muslimun), Harakah Tajammu’ Al Islami dan Jama’ah Ahlu Sunnah wa Al Jama’ah adalah 4 faksi menyatakan dukungan kepada Syarif.

Sedangkan Harakah As Syabab Al Mujahidin serta Al Mahakim Al Islami wilayah Asmarah, Al Jabhah Al Islamiyah serta Mu’askar Anuli, yang bergabung dalam Hizb Al Islami. irb/tho/www.hidayatullah.com]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: