GRESIK, KOMPAS.COM — Muklas (38), warga Karang Turi Gresik, dan Sulkan (33), warga Duduk Sampeyan, pingsan saat anaknya dikhitan, Minggu (28/6).
Anak Muklas bernama Akbar (8), sedangkan anak Sulkan bernama Anis (8). Kedua anaknya merupakan peserta khitanan massal yang digelar di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik. Muklas dan Sulkan pingsan saat prosesi pemotongan “burung” anaknya.
Baik Muklas maupun Sulkan tidak tega melihat anaknya dikhitan, padahal anakya tenang, tidak menangis. Sementara itu, beberapa anak menjerit-jerit saat dikhitan. Bahkan, ada yang meronta serta meludahi dokter dan paramedis yang mengkhitannya.
Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia PT Petrokimia Gresik Bambang Setyo Broto, didampingi Kepala Biro Humas Bagus Narjatmo, mengatakan, ada 265 peserta khitanan massal kali ini. Sebanyak 158 peserta dari Kecamatan Gresik, Manyar, dan Kebomas serta 96 peserta dari Kecamatan Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik, Deket, Pucuk, dan Babat (Lamongan). Selama 24 kali penyelenggaraan khitanan massal diikuti 6.004 orang
Udah biasa yg kyk gt…
Oleh: Aqib on Juli 12, 2009
at 3:55 am